(sepenggal kisah gadis berseragam putih
abu-abu)
PERTIWI
________
aku adalah kematian
kemerdekaan di tanah ibu pertiwi
angin yang pelan berbisik
susunan nadanya yang sumbang,
merintih yang tak doa,
mengkhusyukan yang gamang,
bernyanyi dengan syair sedekah amal,
aku menolak itu
aku adalah kematian
kemerdekaan di tanah ibu pertiwi
aku tau,
kau tau,
kita juga tau,
andai acap kali aku pandang warna matamu
kau penuh merah nan memerah
kau menyembunyikan resah
dengan air mata
aku ingin bertanya
bukan aku marah
aku tak berdaya
kau tau, aku telah berdiri di atas kebenaran
oh... pertiwi
bentangkan muara itu
janjikan lagi rumahku
gemakan syair tongkat kayu jadi tanaman
sungai sungai bukan air mata,
nuansa, romansa, pelipur lara
pertiwi...
adakah yang paling pedih lagi selain dari pada ini
jika ada,
aku ingin yang lain dari pada ini
(bm_pekanbaru, bulan bahasa oktober 2016)
Komentar
Posting Komentar